Masa kanak-kanak merupakan fase krusial bagi perkembangan motorik, namun seringkali aktivitas fisik di sekolah kurang terstruktur dan hanya bersifat bermain bebas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalisasi kemampuan motorik dan kebugaran jasmani 30 siswa Taman Kanak-Kanak melalui implementasi program aktivitas bermain terstruktur berbasis ilmu keolahragaan. Metode yang digunakan adalah Mini Class yang mencakup edukasi, demonstrasi, dan praktik langsung dengan desain evaluasi pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan motorik anak, di mana rata-rata skor meningkat dari 2,15 (kategori mulai berkembang) menjadi 3,55 (kategori berkembang sangat baik). Peningkatan tertinggi terlihat pada aspek koordinasi dan kelincahan. Disimpulkan bahwa aktivitas bermain yang didesain dengan kaidah sport science efektif dalam menstimulasi perkembangan fisik anak usia dini secara terukur. Penting bagi institusi pendidikan anak usia dini untuk mengintegrasikan program terstruktur ini ke dalam kurikulum harian guna mendukung literasi fisik dan fondasi prestasi olahraga sejak dini.
Copyrights © 2026