Coronavirus merupakan virus RNA untai tunggal positif yang memiliki keragaman genetik tinggi dan mampu berevolusi melalui mutasi serta rekombinasi. Kelelawar diketahui sebagai reservoir alami coronavirus karena memiliki sistem imun yang unik serta karakteristik ekologi yang mendukung penyebaran virus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis berbagai hasil penelitian mengenai karakteristik dan distribusi coronavirus pada kelelawar. Metode yang digunakan adalah literature review dengan mengumpulkan artikel dari Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa coronavirus pada kelelawar memiliki keragaman genetik yang tinggi, terutama pada kelompok Alphacoronavirus dan Betacoronavirus, serta tersebar luas di berbagai wilayah, khususnya Asia Tenggara. Beberapa penelitian juga menunjukkan adanya potensi transmisi lintas spesies (spillover) yang dipengaruhi oleh adaptasi virus dan faktor lingkungan. Kesimpulannya, kelelawar berperan penting dalam menjaga keragaman dan distribusi coronavirus, sehingga diperlukan pemantauan yang berkelanjutan untuk mencegah munculnya penyakit zoonotik di masa depan.
Copyrights © 2026