Jurnal Biogenerasi
Vol. 11 No. 2 (2026): April - Juni 2026

INDUKSI TUNAS Musa paradisiaca L. MENGGUNAKAN KOMBINASI IBA DAN BAP SERTA AIR KELAPA

Firdha, Nadiatul (Unknown)
Dur, Sajaratud (Unknown)
Nila Selvia, Irda (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 May 2026

Abstract

Pisang kepok (Musa paradisiaca L.) menjadi komoditas unggulan Indonesia yang memiliki nilai ekonomi dan gizi tinggi. Namun, perbanyakan bibit secara konvensional seringkali lambat dan rentan terhadap penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi zat pengatur tumbuh (ZPT) IBA (Indole Butyric Acid) dan BAP (Benzylaminopurine) serta penambahan air kelapa terhadap induksi tunas pisang kepok secara in vitro. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan empat perlakuan: A1 (MS + IBA 2 mg/L + BAP 3 mg/L), A2 (MS + IBA 3 mg/L + BAP 2 mg/L), B1 (MS + IBA 2 mg/L + BAP 3 mg/L + Air Kelapa 15%), dan B2 (MS + IBA 3 mg/L + BAP 2 mg/L + Air Kelapa 15%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah tunas, namun berpengaruh tidak nyata terhadap waktu muncul tunas, tinggi tunas, diameter tunas, jumlah daun, dan bobot basah eksplan. Perlakuan B1 merupakan media yang paling optimal untuk menginduksi jumlah tunas terbanyak (1,67 tunas), tinggi tunas tertinggi (3,32 cm), diameter tunas terbesar (1,42 cm), dan jumlah daun terbanyak (2,11 daun). Secara keseluruhan, kombinasi sitokinin yang lebih tinggi (BAP 3 mg/L) dibandingkan auksin (IBA 2 mg/L) didukung oleh penambahan air kelapa 15% memberikan hasil pertumbuhan  lebih stabil dan optimal pada fase induksi tunas pisang kepok.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

biogenerasi

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

Biogenerasi focuses on the publication of the results of biology education,Biology learning model, Biology learning media, Biology Education Development, The article published on the internal and external academic community Universitas Cokroaminoto Palopo especially in Biology ...