Radio Islam masih memiliki peran strategis sebagai media dakwah dan komunikasi keagamaan di tengah arus digitalisasi media. Penyiar radio tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai komunikator dakwah yang berpengaruh dalam membentuk opini publik keagamaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyiar radio Islam dalam membentuk opini publik keagamaan, serta strategi komunikasi yang digunakan dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman kepada pendengar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan penyiar radio Islam, observasi siaran keagamaan, dan dokumentasi program siaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyiar radio Islam berperan sebagai pendidik, opinion leader, dan mediator keagamaan yang mampu memengaruhi cara pandang, sikap, dan pemahaman keagamaan pendengar. Pembentukan opini publik keagamaan dilakukan melalui pemilihan tema dakwah yang relevan, penggunaan bahasa yang komunikatif dan persuasif, serta penguatan nilai-nilai Islam yang moderat dan kontekstual. Penelitian ini menegaskan bahwa radio Islam tetap relevan sebagai media dakwah yang efektif dalam membangun opini publik keagamaan yang positif dan konstruktif di tengah masyarakat.
Copyrights © 2026