Ketombe merupakan masalah umum pada kulit kepala yang dialami banyak orang di seluruh dunia. Penggunaan bahan kimia dalam produk perawatan rambut seringkali menimbulkan kekhawatiran terhadap efek samping dan dampak jangka panjang bagi kesehatan rambut dan kulit kepala. Penelitian ini bertujuan untuk experimen formulasi sampo anti ketombe berbahan dasar alami yaitu ekstrak belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) dan daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb). Kandungan senyawa bioaktif dalam kedua tanaman tersebut, seperti asam askorbat, tanin, flavonoid, dan alkaloid, diketahui memiliki sifat antibakteri dan antimikroba yang efektif untuk mengatasi ketombe. Metode yang digunakan adalah metode experimen dengan tahapan mencakup ekstraksi bahan aktif, formulasi sampo, dan evaluasi fisik produk. Proses ekstraksi dilakukan dengan maserasi menggunakan etanol 96%, sementara formulasi sampo melibatkan bahan tambahan seperti SLS, foam booster, gliserin, dan fragrance oil. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa rendemen dari ekstraksi daun pandan sebesar 9,7% dan belimbing wuluh sebesar 4,1%, dengan keduanya mengandung senyawa aktif yang berpotensi sebagai agen anti ketombe. Dengan demikian, formulasi sampo berbasis belimbing wuluh dan daun pandan wangi memiliki potensi sebagai alternatif alami yang efektif dalam mengatasi ketombe, sekaligus mengurangi risiko efek samping yang mungkin ditimbulkan oleh bahan kimia sintetis.
Copyrights © 2026