Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang pada tumbuh kembang anak, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Kurangnya pengetahuan wanita usia subur (WUS) terkait gizi dan pola asuh berkontribusi terhadap tingginya angka stunting. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi melalui media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan WUS tentang pencegahan stunting di Posyandu Bougenville, Desa Cicau, Tahun 2025. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 70 WUS yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pretest dan posttest. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan menggunakan media audio visual. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan WUS meningkat dari 45,21 sebelum intervensi menjadi 80,29 sesudah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan WUS tentang pencegahan stunting. Kesimpulan: Media audio visual terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan WUS tentang pencegahan stunting karena mampu menyampaikan informasi secara menarik dan mudah dipahami melalui kombinasi gambar, suara, dan gerak.
Copyrights © 2026