Pendidikan keagamaan pada anak saat ini mengalami tantangan yang signifikan dalam tumbuh kembang perilaku anak. Kearifan lokal semakin menjadi tidak terakomodir di tengah kontestasi media dan teknologi yang berhadapan dengan anak di dalam rumah dan lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai religius edukatif dalam syair seni Doda Idi yang mentradisi di masyarakat Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan data wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan analisis isi dan interpretasi hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan seni Doda Idi merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat Aceh, yang digunakan untuk mendidik anak melalui syair bernuansa Islami yang diawali kalimat Lailahaillallah. Syair ini mengenalkan anak pada Allah, Rasul, orang tua, lingkungan sosial, alam, serta peran dan tanggung jawab hidup. Seni Doda Idi relevan sebagai media pendidikan Islam bagi anak-anak karena mengandung nilai-nilai tauhid, ibadah, sosial, dan akhlak. Nilai-nilai tersebut ditanamkan melalui syair indah saat anak tidur agar mudah diingat dan membekas hingga dewasa. Seni ini tetap efektif sebagai media transfer of knowledge dan transfer of value, serta sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Doda Idi perlu dilestarikan, dikembangkan, dan disesuaikan dengan zaman sebagai investasi pendidikan karakter pada anak kini dan nanti.
Copyrights © 2025