Peningkatan jumlah pengunjung Museum Olahraga Surabaya menuntut evaluasi ergonomi interior ruang pamer untuk menjamin kenyamanan, keamanan, dan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menganalisis keterkaitan elemen interior, fungsi ruang, dan kebutuhan pengunjung melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi dan studi literatur. Hasil menunjukkan penerapan ergonomi sebagian terpenuhi, terutama pada aspek psikologis dan spasial. Namun, masih terdapat kekurangan pada posisi display, pencahayaan, material lantai, dan elemen tangga. Keterbatasan akses vertikal serta ketiadaan navigasi taktil menunjukkan aksesibilitas belum terpenuhi. Oleh karena itu, integrasi ergonomi dan desain universal diperlukan untuk mewujudkan ruang pamer yang inklusif dan nyaman bagi seluruh pengunjung.
Copyrights © 2026