Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesehatan bayi, namun cakupannya masih belum optimal dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan budaya Malaysia dan budaya Asahan dalam meningkatkan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui di Rumah Sakit USM Kelantan Malaysia dan Kabupaten Asahan tahun 2026. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 responden yang diambil dengan teknik total sampling, terdiri dari 15 ibu di Malaysia dan 15 ibu di Asahan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki budaya yang mendukung pemberian ASI eksklusif (63,3%) dan sebagian besar mengalami peningkatan pemberian ASI eksklusif (93,3%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,038 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara budaya Malaysia dan budaya Asahan terhadap peningkatan pemberian ASI eksklusif.
Copyrights © 2026