Titanium dioksida seringkali digunakan sebagai bahan fotokatalis namun masih memiliki kelemahan karena memiliki energi celah pita yang besar sehingga perlu dilakukan modifikasi untuk menurunkannya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh variasi kuantitas ion sebagai pendadah anatas terhadap mikrostruktur dan struktur elektronik. Metode yang digunakan adalah pendekatan density functional theory (DFT) dengan korelasi perubahan Generalizated Gradien Approximation+Perdew-Burke-Ernzerhof fos Solid (GGA+PBESol) yang dilakukan menggunakan aplikasi BIOVIA Material Studio 2017 subprogram CASTEP. Variasi kuantitas ion Cr3+ yang digunakan adalah 0; 2; 4,5; 7; 9,5; 12; 14,5; 17; 19,5; 22; dan 24,5%. Hasil perhitungan mikrostruktur TiO2 dengan berbagai variasi kuantitas pendadah ion Cr3+ tidak mengalami perubahan struktur, namun penambahan doping mengakibatkan kecenderungan penurunan volume dan parameter kisi dengan struktur anatas space group /amd. Nilai struktur elektronik dari TiO2 anatas terdadah ion Cr3+ menghasilkan penurunan energi celah pita dari pita konduksi ke pita valensi dengan nilai energi celah pita 3,2 sampai 2,995 eV. Struktur DOS mengalami pergeseran dari pita konduksi ke pita valensi. Doping optimal berada pada 14,5%, secara keseluruhan anatas yang didoping ion menghasilkan celah pita tidak langsung (indirect gap) yang bersifat semikonduktor.Kata Kunci: DFT; Kromium; Mikrostruktur; Struktur elektronik; TiO2 Anatas
Copyrights © 2026