Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi nilai-nilai pendidikan dalam budaya lokal Nusantara ke dalam sistem pendidikan formal. Fokus kajian terletak pada identifikasi nilai-nilai kearifan lokal, relevansinya terhadap pendidikan karakter, serta proses integrasinya dalam pembelajaran di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya lokal Nusantara mengandung nilai-nilai pendidikan yang kuat, seperti religiusitas, etika sosial, gotong royong, dan tanggung jawab, yang memiliki kesesuaian dengan konsep pendidikan karakter modern. Namun, implementasi nilai tersebut dalam pendidikan formal masih menghadapi berbagai tantangan, terutama karena dominasi orientasi akademik dan kurangnya model integrasi yang sistematis. Oleh karena itu, diperlukan proses transformasi melalui seleksi, adaptasi, dan reinterpretasi nilai agar dapat diintegrasikan secara kontekstual dalam pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi kearifan lokal dalam pendidikan formal merupakan langkah strategis dalam membangun pendidikan yang kontekstual, humanis, dan berakar pada budaya
Copyrights © 2026