Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi Gerak Harmonik Sederhana (GHS), (2) mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap keterampilan komunikasi siswa pada materi Gerak Harmonik Sederhana (GHS), (3) Mengetahui ada atau tidaknya perbedaan kemampuan pemecahan masalah pada siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran langsung (direct instruction).Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian jenis Quasi Experimental Design. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Depok Babarsari, Yogyakarta. Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw diujicobakan kepada siswa kelas X MIPA 2. Sementara kelas lainnya, yaitu kelas X MIPA 3 menerima perlakuan model pembeljaran langsung (direct instruction). Intrumen penelitian yang digunakan adalah RPP, soal pretest dan posttest, angket keterampilan komunikasi, lembar penilaian kelayakan RPP, lembar validasi soal pretest dan posttest, serta lembar validasi angket keterampilan komunikasi. Pengujian dilakukan dengan bantuan aplikasi SPSS dan MS Excel. Uji yang dilakukan berupa uji validitas dan reabilitas, uji prasyarat, dan uji hipotesis menggunakan uji MANOVA, uji Effect Size, dan uji Independet Sample t-Test.Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) terdapat pengaruh yang cukup signifikan pada penggunaan model pembelajaran jigsaw terhadap kemampuan pemecahan masalah karena hasil uji MANOVA menunjukkan hasil signifikansi 0,05, (2) terdapat pengaruh yang signifikan pada penggunaan model pembelajaran jigsaw terhadap keterampilan komunikasi siswa karena hasil uji MANOVA menunjukkan hasil signifikansi 0,05, (3) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan keterampilan komunikasi pada siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan pada siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran langsung (direct instruction). Hal ini ditunjukkan pada nilai uji Independet Sample t-Test, yaitu nilai signifikansi data Sig. (2-tailed) 0,05.
Copyrights © 2026