Pendidikan di sekolah dasar memiliki peran penting tidak hanya dalam penguasaan pengetahuan, tetapi juga dalam pembentukan karakter spiritual peserta didik. Namun, kemerosotan moral dan krisis spiritualitas pada anak menjadi tantangan serius di tengah arus globalisasi yang menggeser nilai-nilai moral bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potret pembentukan karakter spiritual peserta didik di SDN Badean 2 Bondowoso melalui kegiatan keagamaan yang menjadi budaya sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter spiritual dilakukan melalui pembiasaan kegiatan keagamaan seperti doa bersama, salat Dhuha dan Dzuhur berjamaah, serta program Imam Kecil yang melibatkan peserta didik secara aktif. Selain itu, hubungan yang harmonis antara guru, siswa, dan orang tua melalui komunikasi intensif turut mendukung terciptanya lingkungan religius yang konsisten. Kesimpulannya, budaya religius yang diterapkan di SDN Badean 2 Bondowoso berperan efektif dalam menanamkan nilai ketakwaan, disiplin, tanggung jawab, dan kepemimpinan spiritual pada peserta didik sejak dini.
Copyrights © 2025