Emotional eating merupakan perilaku makan yang dipengaruhi oleh kondisi emosional dan sering terjadi pada remaja yang mengalami tekanan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan emotional eating ditinjau dari dimensi big five personality pada remaja di Kota Bukittinggi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Sampel penelitian berjumlah 199 remaja yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah Big Five Inventory (BFI) dan Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ). Analisis data menggunakan uji Kruskal-Walls. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja berada pada kategori emotional eating sedang (55,27%). Selain itu, terdapat perbedaan yang signifikan emotional eating berdasarkan dimensi big five personality (p < 0,001). Dimensi agreeableness memiliki kecenderungan tertinggi terhadap emotional eating, sedangkan conscientiousness berperan sebagai faktor protektif.
Copyrights © 2026