Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program edukasi anti kekerasan terhadap peserta didik sebagai strategi preventif untuk meningkatkan pemahaman bentuk-bentuk kekerasan, kesadaran pelaporan, menghindari sebagai pelaku, dan penguatan karakter di lingkungan sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi wawancara terhadap peserta didik, guru, kepala sekolah, maupun observasi pelaksanaan program edukasi. Informan dan sekolah sasaran program ditentukan berdasarkan kriteria kebutuhan (purposif). Hasil evaluasi CIPP (context, input, process, danproduct), mampu menunjukkan program sebagai penguatan iklim positif sekolah, memperkokoh legitimasi nilai karakter dan kurikulum, maupun fondasi awal pembentukan budaya sekolah yang berkeadaban. Hasil Utilization Focused Evaluation (UFE), mengindikasikan bahwa program edukasi memberikan inklusivitas dan kesetaraan gender di lingkungan sekolah. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa program edukasi anti kekerasan yang dirancang dengan berbasis kebutuhan dan bukti menunjang pencapaian sustainable development goals, khususnya pada tujuan keempat mengenai pendidikan berkualitas dan tujuan kelima kesetaraan gender.
Copyrights © 2026