Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi higiene sanitasi terhadap penerapan kebersihan di kantin sekolah dasar wilayah kerja Puskesmas Tenayan Raya, yang mencakup empat aspek utama yaitu kebersihan lingkungan kantin, pengetahuan pengelola kantin, sikap pengelola kantin, dan kebersihan pribadi penjamah makanan. Penelitian menggunakan pendekatan kuasi eksperimen dengan desain pretest dan posttest tanpa kelompok kontrol. Subjek penelitian adalah pengelola kantin yang dipilih dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan observasi, sedangkan analisis data menggunakan uji statistik untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi higiene sanitasi mampu meningkatkan kebersihan lingkungan kantin, meningkatkan pengetahuan pengelola, dan memperbaiki praktik kebersihan pribadi penjamah makanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi higiene sanitasi mampu meningkatkan kebersihan lingkungan kantin, meningkatkan pengetahuan pengelola, dan memperbaiki praktik kebersihan pribadi penjamah makanan. Namun, perubahan pada aspek sikap tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan karena nilai mean pretest dan posttest sama, sehingga uji statistik tidak dapat dihitung. Hal ini mengindikasikan bahwa edukasi berperan penting dalam meningkatkan aspek kognitif dan praktik, sedangkan perubahan sikap memerlukan intervensi tambahan seperti pengawasan berkelanjutan dan pembinaan intensif. Kesimpulan penelitian ini adalah edukasi higiene sanitasi efektif sebagai upaya pencegahan penyakit bawaan makanan melalui perbaikan kebersihan lingkungan, peningkatan pengetahuan, dan penerapan kebersihan pribadi penjamah makanan. Diperlukan kolaborasi antara pihak sekolah dan puskesmas untuk melakukan pembinaan, pengawasan, dan pemberian motivasi secara berkesinambungan agar penerapan higiene sanitasi dapat berlangsung secara konsisten.
Copyrights © 2026