Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat alat bantu praktikum viskometer berbasis Internet of Things yang dapat membantu mahasiswa lebih paham soal pengukuran kekentalan cairan. Alat bantu praktikum viskometer ini dibuat menggunakan sensor infrared, motor DC dan komponen lainnya dengan menggunakan platfrom aplikasi Blynk. Konsep dari viskometer ini adalah viscometer spindle, dilakukan penelitian dari Mei sampai Juli 2025 lewat eksperimen. Pengujiannya menggunakan tiga jenis fluida dan tiga jenis suhu, nilai viskositasnya sebagai berikut: air bersih pada 28°C (0,00083 Pa.s), 40°C (0,00066 Pa.s), 60°C (0,00044 Pa.s); minyak goreng pada 28°C (0,0388 Pa.s), 40°C (0,0249 Pa.s), 60°C (0,0164 Pa.s); SAE 10W-30 pada 28°C (0,0936 Pa.s), 40°C (0,0634 Pa.s), 60°C (0,0406 Pa.s). Alat ini akurat sampai 96,34% analisis ANOVA diperlukan untuk menunjukan bahwa fluida dan suhu berpengaruh signifikan tehadap viskositas hal ini menunjukan bahwa P-value < Fcrit atau H1 diterima. Hal ini membuktikan bahwa alat ini sesuai dengan teori fisika, di mana kenaikan suhu pada fluida membuat viskositasnya turun drastis. Alat bantu praktikum viskometer ini lebih efektif dan efsien dalam pembelajaran bagi mahasiswa dalam melakukan praktikum.
Copyrights © 2026