Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan gaya pengasuhan otoriter terhadap generasi Z, yang dinilai melalui sudut pandang pendidikan Islam. Penelitian ini mengkaji peran pendidikan moral dalam islam terhadap dampak pola asuh otoriter pada generasi Z. Pendidikan Islam memiliki peranan yang sangat krusial dalam membentuk karakter dan moral anak muda, termasuk Generasi Z, yang saat ini menghadapi berbagai tantangan, terutama di era digital yang penuh dengan informasi dan pengaruh dari luar. Studi ini mengungkapkan bahwa keterampilan pengasuhan yang berlandaskan ajaran Nabi yang diterapkan oleh orang tua Generasi Z dapat menjadi cara yang efektif untuk menghadapi tantangan pengasuhan di zaman digital. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) proses penelitian yang dilaksanakan dengan cara mengumpulkan informasi dan data menggunakan berbagai jenis sumber yang tersedia di perpustakaan, seperti buku rujukan, hasil penelitian yang relevan sebelumnya, artikel, catatan, dan berbagai jurnal yang sesuai dengan isu yang ingin diselesaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Islam memiliki peranan yang sangat krusial dalam membentuk karakter dan moral anak muda, termasuk Generasi Z, yang saat ini menghadapi berbagai tantangan, terutama di era digital yang penuh dengan informasi dan pengaruh dari luar. Keterampilan pengasuhan yang berlandaskan ajaran Nabi yang diterapkan oleh orang tua Generasi Z dapat menjadi cara yang efektif untuk menghadapi tantangan pengasuhan di zaman digital. Pendekatan yang menggabungkan kelembutan dengan disiplin yang proporsional. Ia menekankan bahwa cinta dan kasih sayang merupakan dasar emosional yang sangat penting untuk membangun rasa aman, percaya diri, dan hubungan positif antara anak dan orang tua mereka. Keywords: pendidikan moral, pola asuh otoriter, pendidikan islam, generasi Z.
Copyrights © 2026