Perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan di berbagai sektor, termasuk industri dan pendidikan kecantikan. Salah satu inovasi yang berkembang adalah teknologi AI Skin Functional yang memungkinkan analisis kulit wajah secara otomatis dan real-time. Namun, keberhasilan implementasi teknologi ini dalam pendidikan vokasi kecantikan sangat dipengaruhi oleh persepsi pengguna, khususnya mahasiswa sebagai calon praktisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi mahasiswa program studi kecantikan terhadap penerapan teknologi AI Skin Functional dalam analisis kulit wajah berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur perceived ease of use (PEOU) dan perceived usefulness (PU), kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap kemudahan penggunaan dan manfaat teknologi AI Skin Functional. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknologi analisis kulit berbasis AI berpotensi besar untuk diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan kecantikan guna mendukung transformasi digital industri kecantikan.
Copyrights © 2026