Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pengungkapan pelaporan keberlanjutan pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024 berdasarkan kerangka GRI Standard 2021. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode content analysis terhadap laporan keberlanjutan dan laporan tahunan perusahaan. Dari 91 perusahaan sektor energi, diperoleh 16 perusahaan sampel melalui teknik purposive sampling. Pengukuran dilakukan menggunakan 97 indikator GRI yang dikelompokkan dalam dimensi Environmental (31 item), Social (36 item), dan Governance (30 item) dengan skoring dikotomis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pengungkapan ESG meningkat dari 45,28% pada tahun 2020 menjadi 83,11% pada tahun 2024. Dimensi Governance memiliki tingkat pengungkapan tertinggi, sedangkan dimensi Environmental dan Social masih relatif lebih rendah. Sebagian besar perusahaan telah mencapai tingkat pengungkapan yang tinggi pada akhir periode penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas pelaporan keberlanjutan perusahaan sektor energi di Indonesia mengalami peningkatan, meskipun masih terdapat kesenjangan antar dimensi ESG.
Copyrights © 2026