Perkembangan teknologi komunikasi digital telah mengubah pola interaksi siswa, khususnya melalui penggunaan aplikasi WhatsApp sebagai media komunikasi utama dalam lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk interaksi digital siswa dalam grup WhatsApp kelas serta mengkaji representasi nilai-nilai multikultural yang muncul dalam interaksi tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur, melalui analisis terhadap berbagai jurnal dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi digital siswa dalam grup WhatsApp bersifat dinamis dan efektif dalam mendukung kegiatan pembelajaran, seperti diskusi, penyampaian informasi, dan berbagi materi. Nilai-nilai multikultural seperti toleransi, saling menghargai, dan kesantunan berbahasa tercermin dalam komunikasi siswa, meskipun masih terdapat potensi pelanggaran norma komunikasi. Selain itu, perbedaan latar belakang budaya dapat menimbulkan miskomunikasi akibat keterbatasan komunikasi berbasis teks. Oleh karena itu, literasi komunikasi digital dan peran guru menjadi faktor penting dalam membangun interaksi yang inklusif dan harmonis
Copyrights © 2026