Korupsi merupakan fenomena destruktif yang merusak tatanan sosial, ekonomi, dan moral bangsa. Perguruan tinggi, sebagai institusi pencetak intelektual, memegang peranan krusial dalam memutus mata rantai korupsi melalui internalisasi nilai-nilai integritas. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dan strategi penanaman nilai kejujuran dan tanggung jawab pada mahasiswa sebagai pilar utama pencegahan korupsi. Menggunakan metode studi literatur kualitatif, penelitian ini membedah berbagai praktik Pendidikan Anti Korupsi (PAK) di lingkungan kampus. Hasil kajian menunjukkan bahwa perilaku "mikro-korupsi" seperti ketidakjujuran akademik masih menjadi tantangan besar. Penanaman nilai yang efektif memerlukan sinergi antara kurikulum formal, habituasi budaya kampus, dan keteladanan dosen. Penguatan nilai kejujuran dan tanggung jawab yang berlandaskan etika Pancasila terbukti menjadi instrumen preventif yang paling mendasar dalam membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas.
Copyrights © 2026