Korupsi merupakan permasalahan serius yang berdampak pada berbagai sektor, termasuk pendidikan. Salah satu kasus yang menjadi perhatian adalah dugaan korupsi dalam pengadaan laptop Chromebook senilai Rp 9,9 triliun dalam program digitalisasi pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk penyimpangan dalam kasus tersebut, mengkaji dampaknya terhadap sektor pendidikan, serta menjelaskan peran pendidikan anti korupsi sebagai upaya pencegahan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dugaan korupsi menyebabkan pemborosan anggaran, ketidakefektifan program, serta menurunnya kualitas pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan anti korupsi menjadi penting dalam membentuk generasi yang berintegritas.
Copyrights © 2026