Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PANCASILA DALAM MEMBENTUK DAN MEMBANGUN KARAKTER PELAJAR DI ERA DEKADENSI MORAL Altis Nurhalijah; Brefi Syahfitri; Dila Aprisesa Armanida
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.6954

Abstract

Kemajuan zaman yang memungkinkan terjadinya perkembangan pada ilmu pengetahuan serta teknologi memberikan pola baru yang sangat signifikan pada pelaksanaan pembelajaran para remaja dan pelajar. Dimana pelajar dapat mengakses berbagai informasi yang diinginkan dalam waktu yang sangat singkat, melakukan komunikasi dengan individu lain tanpa terbatas oleh jarak dan waktu. Para remaja dan pelajar kini telah masuk pada era perubahan generasi, dari generasi milenal menuju generasi Z. Dimana kalangan remaja dan pelajar sekarang tumbuh dengan sebutan generasi Z, adalah generasi yang tumbuh kembangnya beriringan dengan pertumbuhan teknologi, yang menyebabkan generasi ini telah terbiasa dengan keterbukaan informasi dan menyesuaikan diri dengan nilai yang dibawa oleh keterbukaan tersebut. Hal ini menyebabkan generasi ini mengalami dekadensi moral, karena adanya peralihan nilai yang terjadi dalam dirinya dan mengakibatkan terjerumusnya diri menuju penurunan moral atau terbawanya hal-hal negatif yang berdamapak untuk dirinya. Dalam situasi ini, Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pandangan hidup bangsa memiliki peran penting untuk membentuk dan memperkuat karakter pelajar agar tetap berpegang pada nilai moral yang baik.
KORUPSI DALAM SEKTOR PENDIDIKAN : STUDI KASUS PENGADAAN CHROMEBOOK Rp 9,9 TRILIUN DAN URGENSI PENDIDIKAN ANTIKORUPSI Brefi Syahfitri; Dhea Gustiana; Dila Aprisesa Armanida
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 2 (2026): JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK (JMIA)  April 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i2.9675

Abstract

Korupsi merupakan permasalahan serius yang berdampak pada berbagai sektor, termasuk pendidikan. Salah satu kasus yang menjadi perhatian adalah dugaan korupsi dalam pengadaan laptop Chromebook senilai Rp 9,9 triliun dalam program digitalisasi pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk penyimpangan dalam kasus tersebut, mengkaji dampaknya terhadap sektor pendidikan, serta menjelaskan peran pendidikan anti korupsi sebagai upaya pencegahan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dugaan korupsi menyebabkan pemborosan anggaran, ketidakefektifan program, serta menurunnya kualitas pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan anti korupsi menjadi penting dalam membentuk generasi yang berintegritas.