Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan meningkatkan status gizi anak sekolah dasar sekaligus memperkuat ketahanan pangan rumah tangga. Penelitian ini menganalisis implementasi Program MBG, peran Petugas Gizi Puskesmas, serta dampaknya terhadap ketahanan pangan keluarga di tiga Sekolah Dasar Kecamatan Medan Tuntungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan kuesioner kepada kepala sekolah, guru, petugas gizi, dan orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBG berjalan cukup efektif (83%), meskipun masih menghadapi kendala sarana dapur dan distribusi pangan. Peran Petugas Gizi Puskesmas tergolong baik (87%), terutama dalam perencanaan menu, edukasi gizi, dan pengawasan mutu makanan. Program MBG berdampak positif terhadap ketahanan pangan rumah tangga, ditunjukkan oleh peningkatan konsumsi pangan bergizi anak, kebiasaan sarapan, serta penurunan pengeluaran pangan keluarga. Dengan demikian, Program MBG berkontribusi terhadap perbaikan status gizi anak dan penguatan ketahanan pangan rumah tangga, namun memerlukan penguatan sarana pendukung dan tenaga gizi untuk keberlanjutan program.
Copyrights © 2026