Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan komoditas unggulan dalam sektor akuakultur yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat. Keberhasilan budidaya udang sangat ditentukan oleh kualitas benih yang dihasilkan pada tahap pembenihan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik pembenihan udang vaname di PT Suri Tani Pemuka Hatchery Unit Indramayu, Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan observasi langsung melalui pengumpulan data primer dan sekunder. Tahapan pembenihan meliputi pra produksi, produksi, dan pasca produksi yang mencakup persiapan wadah dan air, karantina dan penebaran naupli, pengelolaan pakan, pengendalian kualitas air, hingga panen dan sterilisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air selama pemeliharaan berada dalam kisaran optimal, dengan suhu 29–35°C, salinitas 30–33 ppt, dan DO di atas 3 mg/L. Nilai survival rate (SR) berkisar antara 63,5% hingga 88,0% yang tergolong baik pada fase larva. Secara umum, teknik pembenihan yang diterapkan telah berjalan efektif dan sesuai dengan standar operasional hatchery.
Copyrights © 2026