Background: Breastfeeding self-efficacy should be present during pregnancy to facilitate lactation management and support successful breastfeeding. The higher the breastfeeding self-efficacy, the greater the effort a mother will make to successfully breastfeed. One way to improve self-efficacy in pregnant women is through health education. Purpose: To determine the effect of health education on lactation management on breastfeeding self-efficacy in primigravida mothers in their third trimester. Method: The study used a quantitative approach with a quasi-experimental one-group pretest-post design. The study measured breastfeeding self-efficacy in pregnant women in their third trimester (pre-post) using a 17-item questionnaire, followed by a lactation management education intervention (lectures, leaflets, and breastfeeding technique practice). Univariate and bivariate analyses were performed using paired t-tests (p<0.05). Results: The average breastfeeding self-efficacy score before receiving health education on lactation management, which was 45.56, increased significantly to 60.44 after receiving health education. A paired t-test revealed a significant difference between the breastfeeding self-efficacy of third-trimester primigravida mothers before (pretest) and after (posttest) the intervention (health education) with a p-value of <0.05. Conclusion: There was a significant difference between breastfeeding self-efficacy before and after health education on lactation management with a p-value of 0.000 (α<0.05). Sugesstion: Lactation management education should begin during pregnancy to prepare mothers for delivery. Future research should extend this to the labor and postpartum period to support the success of exclusive breastfeeding. Keywords: Health Education; Lactation Management; Self-Efficacy. Pendahuluan: Efikasi diri menyusui pada ibu seharusnya sudah ada sejak ibu hamil agar ibu melaksanakan manajemen laktasi untuk menunjang keberhasilan menyusui. Semakin tinggi efikasi diri menyusui maka semakin keras usaha ibu agar dapat berhasil menyusui. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan efikasi diri ibu hamil adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang manajemen laktasi terhadap efikasi diri menyusui pada ibu primigravida trimester III. Metode: Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperiment one group pretest-post design. Penelitian mengukur efikasi diri menyusui ibu hamil trimester III (pre–post) menggunakan kuesioner 17 item, dilanjutkan intervensi pendidikan manajemen laktasi (ceramah, leaflet, dan praktik teknik menyusui). Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji t berpasangan (p<0.05). Hasil: Rata-rata nilai efikasi diri menyusui sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang manajemen laktasi yaitu sebesar 45.56 mengalami peningkatan yang signifikan menjadi 60.44 setelah diberikan pendidikan kesehatan. Berdasarkan uji t berpasangan (paired t-test) didapatkan perbedaan yang bermakna antara efikasi diri menyusui ibu primigravida trimester III sebelum (pretest) dan sesudah (postest) intervensi (pendidikan kesehatan) dengan nilai p<0.05. Simpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan antara efikasi diri menyusui sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang manajemen laktasi dengan p-value =0.000 (α<0.05). Saran: Pendidikan manajemen laktasi sebaiknya dimulai sejak kehamilan agar ibu siap sebelum persalinan. Penelitian selanjutnya diharapkan melanjutkan hingga masa persalinan dan nifas agar mendukung keberhasilan ASI eksklusif. Kata Kunci: Efikasi Diri; Manajemen Laktasi; Pendidikan Kesehatan.
Copyrights © 2026