Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya cakupan penanganan ibu hamil risiko tinggi di Kabupaten Pesawaran tahun 2023 (55,2%) dibandingkan kabupaten tetangga. Risiko tinggi kehamilan berdampak signifikan terhadap Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya cakupan tersebut pada tahun 2024. Metode penelitian menggunakan deskriptif korelasi dengan rancangan cross-sectional. Populasi terdiri dari 986 ibu hamil periode Januari–Juni 2024, dengan sampel 174 orang yang diambil melalui teknik simple random sampling. Data primer dianalisis menggunakan uji univariat dan bivariat (Chi Square). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia (p-value 0,000) dan paritas (p-value 0,012) dengan cakupan penanganan risiko tinggi. Sebaliknya, pendidikan, pekerjaan, status sosial ekonomi, dan lokasi tempat tinggal tidak menunjukkan hubungan signifikan. Peneliti menyarankan tenaga kesehatan di Puskesmas wilayah Pesawaran untuk lebih proaktif dalam deteksi dini kehamilan risiko tinggi. Hal ini penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat guna mencapai target cakupan serta menurunkan risiko komplikasi pada ibu dan bayi. Kata Kunci : Determinan, Cakupan, Ibu Hamil, Risiko Tinggi. ABSTRACT The coverage of high-risk pregnancy management in Pesawaran Regency, Lampung Province, was the lowest in the region in 2023 (55.2%) compared to neighboring regencies. High-risk pregnancies significantly contribute to maternal and infant mortality rates. This study aims to identify the factors associated with the low coverage of high-risk pregnancy management in Pesawaran Regency in 2024.The study employed a descriptive correlational method with a cross-sectional design. The population consisted of 986 pregnant women registered between January and June 2024. A sample of 174 respondents was selected using a simple random sampling technique. Primary data were analyzed using univariate analysis (percentages) and bivariate analysis (Chi-Square). The results revealed a significant relationship between age (p-value 0.000) and parity (p-value 0.012) with high-risk pregnancy coverage. Conversely, education (p-value 0.131), occupation (p-value 0.184), socioeconomic status (p-value 0.266), and residential location (p-value 0.719) showed no significant correlation. Based on these findings, health workers at community health centers (Puskesmas) are encouraged to be proactive in early detection. Increasing detection and management coverage is essential to meeting health targets and ensuring that high-risk pregnancies are handled promptly and accurately. Keywords: Determinants, Coverage, Pregnant Women, High Risk.
Copyrights © 2026