Peningkatan jumlah pertumbuhan penduduk di Indonesia menimbulkan tuntutan salah satunya pada system pendidikan. Jumlah siswa yang terus meningkat mendorong pembangunan fasilitas Pendidikan yang lebih baik dan memadai. Gedung perkuliahan Universitas Terbuka Purwokerto yang dimodifikasi menjadi 8 lantai dengan metode struktur dual system. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan struktur agar beban lateral mampu ditahan akibat gempa pada daerah yang memiliki resiko geempa tinggi. Hasil modifikasi menunjukan bahwa struktur sudah memenuhi prinsip strong column – weak beam dan distribusi gaya geser dasar pada dinding geser sebesar 74% untuk gempa arah X dan 66% untuk gempa arah Y. Dengan mengoptimalkan perletakan elemen struktur didapatkan Hasil kontrol modifikasi struktur terhadap kinerja struktur bangunan yang memenuhi persyaratan yaitu simpangan antar tingkat maksimum arah X (Δ_x ) = 36,73 mm dan arah Y (Δ_y ) = 35,82 mm. P-Delta maksimum arah X (θ_x ) = 0,0125 dan (θ_y ) = 0,0117 tidak melebihi batas pengaruh P-Delta (θ_max ) = 0,100 menunjukkan kestabilan pada struktur. Adapun Desain modifikasi struktur ini juga sesuai dengan standar SNI 2847:2019.
Copyrights © 2026