Tingkat pengetahuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) berperan penting dalam penanganan spesimen laboratorium sesuai standar sebagai bagian dari Pemantapan Mutu Internal (PMI), terutama pada tahap pra-analitik yang rentan kesalahan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hubungan tingkat pengetahuan ATLM dengan pelaksanaan PMI dalam penanganan spesimen laboratorium di seluruh puskesmas Kota Kendari. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik total sampling terhadap 35 ATLM dari 15 puskesmas. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah terbukti valid dan reliabel, lalu dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil menunjukkan tingkat pengetahuan ATLM berada pada kategori baik dan pelaksanaan PMI tergolong diterapkan. Namun, tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ATLM dan pelaksanaan PMI (ρ = 0,065; p > 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan PMI lebih dipengaruhi faktor sistemik dalam manajemen mutu laboratorium.
Copyrights © 2026