Jurnal Kolaboratif Sains
Vol. 9 No. 4: April 2026

DINAMIKA VARIABILITAS IKLIM DAN STRATEGI MITIGASI PENYAKIT GUGUR DAUN Pestalotiopsis Sp. PADA TANAMAN KARET (Hevea Brasiliensis)

Naina Putri Rahmadani (Unknown)
Rafi Alkhoiri (Unknown)
Ales Sandro (Unknown)
Azwi Reza Fahlevi Panjaitan (Unknown)
Guntoro (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 May 2026

Abstract

ABSTRAK Penyakit Gugur Daun (PGD) yang disebabkan oleh jamur Pestalotiopsis sp. telah menjadi ancaman baru yang serius bagi industri perkebunan karet di Indonesia, dengan potensi penurunan produksi lateks hingga 80%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai pengaruh faktor abiotik dan perubahan iklim terhadap perkembangan penyakit tersebut, serta merumuskan strategi mitigasi yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur sistematis (systematic literature review) dengan menyimpulkan data dari sumber ilmiah terpercaya, termasuk jurnal nasional, dan laporan riset yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel iklim seperti suhu udara (23°C–28°C), kelembapan tinggi (>85%), dan intensitas hujan yang ekstrem merupakan pemicu utama percepatan siklus infeksi dan penyebaran konidia patogen. Selain faktor lingkungan, ketahanan fisiologis tanaman yang didukung oleh pemupukan tambahan (N, P, K) dan penggunaan klon yang tahan (seperti RRIC 100 dan IRR 39) terbukti mampu mengurangi tingkat keparahan penyakit. Strategi pengendalian masa depan harus menggabungkan sistem peramalan epidemi yang berbasis data cuaca dengan penggunaan agens hayati untuk menciptakan pengelolaan perkebunan yang lebih preventif dan berkelanjutan. ABSTRACT Rubber Leaf Fall Disease (LFD) caused by the fungus Pestalotiopsis sp. has emerged as a serious new threat to the Indonesian rubber industry, with the potential to reduce latex production by up to 80%. This study aims to assess the influence of abiotic factors and climate change on the progression of the disease, as well as to formulate effective mitigation strategies. The research method employed is a systematic literature review, synthesizing data from credible scientific sources, including national journals and relevant research reports. The results indicate that climatic variables such as air temperature (23°C–28°C), high humidity (>85%), and extreme rainfall intensity are the primary triggers for the accelerated infection cycle and the dispersal of pathogen conidia. Beyond environmental factors, the physiological resistance of plants supported by supplemental fertilization (N, P, K) and the use of resistant clones (such as RRIC 100 and IRR 39) is proven to reduce disease severity. Future control strategies must integrate weather-based epidemic forecasting systems with the use of biological agents to establish more preventive and sustainable plantation management.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JKS

Publisher

Subject

Religion Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Education Environmental Science Health Professions Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Other

Description

Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan ...