Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik penerjemahan dan jenis kesalahan yang terdapat dalam teks terjemahan mahasiswa semester empat. Data penelitian berupa hasil terjemahan teks bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia yang dilakukan oleh lima mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis teknik penerjemahan mengacu pada teori Molina dan Albir (2002), sedangkan analisis kesalahan mengacu pada klasifikasi kesalahan dari Dulay, Burt, dan Krashen (1982) serta ditinjau dari aspek linguistik dan kaidah bahasa Indonesia (PUEBI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik yang paling dominan digunakan adalah terjemahan harfiah, diikuti oleh transposisi, modulasi, dan peminjaman. Sementara itu, kesalahan yang paling sering ditemukan meliputi kesalahan leksikal, gramatikal, semantik, serta kesalahan ejaan dan tanda baca. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa masih cenderung menerjemahkan secara kata demi kata dan belum sepenuhnya mempertimbangkan kealamian bahasa sasaran. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran penerjemahan yang lebih menekankan pada pemahaman konteks dan penggunaan teknik yang tepat.
Copyrights © 2026