Pesatnya perkembangan aplikasi pariwisata berbasis Android menuntut perancangan User Interface (UI) dan User Experience (UX) yang optimal agar dapat memberikan pengalaman pengunaan yang mudah dan memuaskan. Namun demikian masih banyak aplikasi tour and travel yang menghadapi permasalahan, seperti navigasi yang kurang intuitif, ketidakjelasan penyajian informasi, serta alur transaksi yang kompleks dan memakan waktu. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan tingkat usability dan kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain UI/UX aplikasi Tourify berbasis Android dengan menerapkan pendekatan Design Thinking yang berorientasi pada kebutuhan pengguna. Metode penelitian dilakukan melalui lima tahapan, yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pengumpulan data pada tahap empathize dilakukan melalui observasi dan penyebaran kuesioner Google Form terhadap 51 responden yang memiliki pengalaman menggunakan aplikasi tour and travel. Permasalahan utama pengguna dirumuskan menggunakan teknik How Might We (HMW), kemudian dikembangkan menjadi solusi desain melalui proses brainstorming. Hasil perancangan diwujudkan dalam bentuk prototype menggunakan perangkat lunak Figma dan selanjutnya diuji menggunakan metode Single Ease Question (SEQ) untuk mengukur tingkat kemudahan penggunaan. Hasil pengujian menunjukkan nilai rata-rata SEQ sebesar 6,88 pada skala 1–7, yang mengindikasikan tingkat usability yang sangat baik. Dengan demikian, penerapan metode Design Thinking menunjukkan peningkatan usability dalam meningkatkan kualitas UI/UX aplikasi tour and travel berbasis Android (Tourify).
Copyrights © 2026