Perubahan kurikulum merupakan bagian dari dinamika kebijakan pendidikan yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan. Kurikulum Merdeka hadir sebagai upaya pemulihan pembelajaran sekaligus peningkatan mutu pendidikan dengan menekankan pembelajaran yang fleksibel, berpusat pada peserta didik, serta penguatan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila. Namun, implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan pemahaman guru terhadap pembelajaran berdiferensiasi dan pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Oleh karena itu, supervisi akademik menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung keberhasilan implementasi kurikulum tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan supervisi akademik dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui analisis berbagai sumber pustaka berupa artikel jurnal, buku, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka teori supervisi akademik, teori implementasi kebijakan yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi, serta konsep kepemimpinan instruksional. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi akademik dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Supervisi akademik berperan dalam membantu guru memahami pembelajaran berdiferensiasi, mendukung pelaksanaan P5, meningkatkan kompetensi profesional guru, serta memperbaiki kualitas pembelajaran. Meskipun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu kepala sekolah, kesiapan guru, dan keterbatasan sumber daya pendukung. Dengan demikian, supervisi akademik perlu dioptimalkan secara terencana, kolaboratif, dan berkelanjutan agar kepala sekolah mampu memberikan pendampingan yang efektif kepada guru dalam menerapkan prinsip Kurikulum Merdeka sesuai kebutuhan peserta didik dan kondisi sekolah secara nyata, konsisten, dan bertanggung jawab di kelas sehari-hari.
Copyrights © 2026