Fenomena ekonomi linier yang kurang berkelanjutan menyebabkan pemborosan sumber daya secara masif dan menurunkan daya saing jangka panjang bagi UMKM sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional di Indonesia. Di tengah tantangan lingkungan global, ekonomi sirkular (CE) berpotensi besar untuk meningkatkan efisiensi operasional, penyerapan tenaga kerja secara inklusif, dan daya saing UMKM melalui optimalisasi siklus hidup produk. Penelitian ini menganalisis pengaruh signifikan CE terhadap pertumbuhan industri UMKM melalui metode tinjauan literatur sistematis (SLR) dengan pendekatan kualitatif yang mendalam. Metode SLR ini meliputi seleksi publikasi ilmiah relevan dalam rentang waktu lima tahun terakhir (2019–2024) mengenai topik CE, efisiensi sumber daya, penyerapan tenaga kerja, dan strategi daya saing UMKM, yang diikuti dengan analisis tematik komprehensif untuk mengidentifikasi hubungan kausalitas antar variabel terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi CE meningkatkan efisiensi operasional secara substansial, mempercepat penyerapan tenaga kerja melalui model produksi hijau dan manajemen rantai pasok yang efisien, serta memperkuat daya saing melalui inovasi produk, diversifikasi pasar, dan akses pasar global yang lebih luas. Ditemukan pula bahwa faktor moderasi seperti dukungan kebijakan pemerintah, kapasitas kualitas SDM, serta ketersediaan infrastruktur digital sangat mempengaruhi dampak keberhasilan tersebut. Disarankan adanya kerangka kebijakan nasional terintegrasi, pelatihan khusus SDM mengenai prinsip CE, pendanaan berkelanjutan, serta peningkatan literasi keuangan-digital untuk mendorong inovasi adopsi CE demi mencapai pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan tangguh.
Copyrights © 2026