Tingkat pelayanan Truck Round Time (TRT) di PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Sunda Kelapa mencapai 90,98% dari total waktu operasional harian, yang setara dengan 615 truk. Hal ini mengindikasikan sistem pelayanan truk masih belum berjalan secara efisien dan optimal. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut faktor yang mempengaruhi TRT. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif deskriptif melalui teknik pengumpulan data primer berupa penyebaran kuesioner, observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi serta penggunaan data sekunder berupa informasi mengenai waktu pelayanan truck round time yang berkaitan dengan jumlah ritase truk dan rata-rata TRT. Hasil pengolahan data truck round time (TRT) tertinggi tercatat pada Januari 2026 sebesar 9073,57 menit atau setara lebih dari enam hari penuh. Berdasarkan hasil uji statistik deskriptif menunjukan faktor dominan yang mempengaruhi TRT meliputi faktor kondisi bad weather, faktor kesesuaian jenis alat bongkar muat dengan komoditas dan faktor ketersediaan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM). Adapun perolehan hasil uji Y= 9,631 + 0,635X, dengan pengaruh positif dan signifikan (Sig <0.001 <0.05; t hitung 8.129 > 1671; F hitung 66.085 > 4.0013) dan menunjukan R Square sebesar 0.541 atau setara 54,1% adanya kontribusi variabel TRT dapat menjelaskan variabel receiving. Adapun 45,9% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian yang dilakukan.
Copyrights © 2026