Penelitian ini mengkaji makna diam dalam konflik interpersonal dari perspektif pelaku silent treatment dalam hubungan pacaran. Konflik dalam hubungan pacaran dipahami sebagai kondisi yang wajar terjadi karena adanya perbedaan kebutuhan, harapan, emosi, dan cara komunikasi antar pasangan. Dalam situasi tertentu, konflik tidak selalu diselesaikan melalui percakapan terbuka, tetapi justru melalui tindakan menarik diri dari komunikasi. Salah satu bentuknya adalah silent treatment, yaitu perilaku sengaja tidak merespons, mengabaikan pesan, menghindari pertemuan, atau membatasi interaksi dengan pasangan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pelaku memaknai tindakan diam, motif yang melatarbelakanginya, serta makna emosional yang muncul dari perilaku tersebut. Kajian ini menggunakan landasan teori komunikasi interpersonal, komunikasi nonverbal, konflik relasional, perspektif psikologis, dan dinamika kekuasaan dalam hubungan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi, karena penelitian berfokus pada pengalaman subjektif partisipan secara mendalam. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap individu yang pernah melakukan silent treatment dalam hubungan pacaran. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling agar data yang diperoleh sesuai dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diam tidak hanya dimaknai sebagai upaya menenangkan diri dan mengatur emosi, tetapi juga sebagai cara menghindari konflik, menyampaikan kekecewaan, memberi hukuman emosional, serta mengendalikan pasangan. Dengan demikian, silent treatment memiliki makna yang kompleks. Di satu sisi, diam dapat dianggap sebagai bentuk perlindungan diri, tetapi di sisi lain dapat menimbulkan jarak emosional, kesalahpahaman, rasa tidak aman, dan ketimpangan relasi dalam hubungan pacaran. Temuan ini menegaskan perlunya komunikasi yang lebih terbuka, jujur, dan setara agar konflik tidak berkembang menjadi pola hubungan yang merugikan pasangan keduanya.
Copyrights © 2026