Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar dalam mendukung edukasi kesehatan reproduksi khususnya keluarga berencana. Aplikasi seluler dinilai mampu meningkatkan akses informasi, keterlibatan pengguna serta mendukung pengambilan keputusan kontrasepsi yang tepat sehingga keberlanjutan penggunaan meningkat dan putus pakai (drop out) dapat dihindari. Namun, sebagian besar aplikasi yang telah ada masih bersifat umum, kurang interaktif dan tidak menyediakan layanan konsultasi serta informasi menyeluruh tentang semua jenis kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi Cegah Drop Out Dengan Informasi Kewaspadaan (CERDIK) sebagai media edukasi digital berbasis Android yang komprehensif serta sesuai kebutuhan akseptor KB. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall yang dimodifikasi meliputi tahap pengumpulan informasi, perencanaan dan pengembangan bentuk awal produk. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan bidan serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akseptor KB membutuhkan aplikasi yang menyajikan informasi lengkap tentang metode kontrasepsi modern, efek samping serta layanan konsultasi daring. Prototipe aplikasi CERDIK dikembangkan dengan fitur utama sesuai hasil analisis kebutuhan. Validasi melalui mockup kepada calon pengguna dan ahli, menghasilkan nilai Content Validity Index (CVI) sebesar 0,86 yang menunjukkan kelayakan konten, tampilan dan kemudahan penggunaan. Penelitian ini menghasilkan desain awal aplikasi CERDIK yang berpotensi menjadi media edukasi kontrasepsi yang layak dan relevan.
Copyrights © 2026