Infertilitas merupakan masalah kesehatan reproduksi yang semakin meningkat, baik di negara maju maupun berkembang. Penggunaan terapi alternatif berbasis herbal menjadi pilihan yang menjanjikan karena bersifat alami dan minim efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jamu tradisional herbal terhadap kesuburan mencit (Mus musculus) betina melalui parameter jumlah embrio yang menempel di uterus. Penelitian menggunakan metode eskperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) dan lima kelompok perlakuan : kontrol negatif,kontrol positif (Letrozole),serta tiga kelompok dengan dosis jamu 100 mg ,200 mg ,300 mg /kgbb. Pemberian dilakukan secara oral selama 14 hari dan pengamatan dilakukan pada hari ke-6 kebuntingan. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa pemberian jamu tradisional herbal belum berpengaruh secara signifikan antar perlakuan (p = 0,738). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemberian jamu tradisional herbal tidak dapat meningkatkan kesuburan mencit betina secara signifikan.
Copyrights © 2026