Leukemia merupakan keganasan hematologi akibat proliferasi abnormal sel induk hematopoietik di sumsum tulang yang menyebabkan gangguan hematopoiesis dan perubahan kadar Hb, leukosit, serta trombosit. Secara global, leukemia menyumbang 2,5% insiden kanker baru, sementara di Indonesia insidensinya mencapai 3,4% dari seluruh keganasan. Pemeriksaan histopatologi sumsum tulang merupakan standar emas diagnosis, namun pemeriksaan darah lengkap lebih mudah tersedia secara luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai hubungan antara gambaran histopatologi sumsum tulang yang meliputi persentase sel blast, selularitas, dan derajat fibrosis, dengan hasil pemeriksaan darah lengkap yaitu kadar Hb, leukosit, dan trombosit pada pasien leukemia. Sampel berjumlah 100 orang menggunakan teknik consecutive sampling. Analisis hubungan menggunakan uji Pearson Chi-Square atau Fisher’s Exact. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan bermakna (p > 0.05) antara gambaran histopatologi sumsum tulang dengan parameter darah lengkap.
Copyrights © 2026