Penyalahgunaan obat masih marak di kalangan anak muda, terutama karena kurangnya pengetahuan tentang pengadaan, penggunaan, penyimpanan, dan pembuangan obat yang benar. Inisiatif nirlaba ini bertujuan untuk memperluas pengetahuan anak muda tentang konsep DAGUSIBU (pengadaan, penggunaan, penyimpanan, dan pembuangan obat) melalui promosi kesehatan. Inisiatif ini dilakukan di SMA IT Ukhuwah Banjarmasin menggunakan pendekatan partisipatif. Dua puluh delapan siswa, yang dipilih melalui pengambilan sampel terarah dan aktif dalam organisasi sekolah seperti PMR, OSIS, dan PIK-R, berpartisipasi. Desain pra-pasca-tes digunakan untuk evaluasi guna mengukur perubahan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah inisiatif. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang semua indikator DAGUSIBU, yang tercermin dalam peningkatan persentase rata-rata jawaban benar dari 31,6% pada pra-tes menjadi 93,9% pada pasca-tes. Lebih lanjut, survei kepuasan mengungkapkan bahwa mayoritas peserta menganggap konten mudah dipahami, presentasinya jelas, dan aktivitas tersebut bermanfaat untuk memahami dan mengambil keputusan terkait penggunaan obat. Oleh karena itu, langkah-langkah promosi kesehatan DAGUSIBU dianggap efektif dalam memperkuat pengetahuan dan kesadaran kaum muda tentang penggunaan obat yang rasional dan aman.
Copyrights © 2026