Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui pengumpulan data berupa tanggapan tertulis responden terkait pengalaman dan pandangan mereka terhadap konten humor ofensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital memengaruhi kemampuan mahasiswa dalam memahami konteks humor, menilai batas kewajaran candaan, serta mempertimbangkan dampak sosial dari konten yang dikonsumsi dan dibagikan. Mahasiswa dengan literasi digital yang baik cenderung bersikap lebih kritis dan reflektif dalam menyikapi humor ofensif, tidak hanya memandangnya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai pesan yang memiliki konsekuensi sosial. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi digital dalam membangun sikap bijak dan bertanggung jawab dalam berinteraksi dengan konten humor di media sosial
Copyrights © 2026