Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah (MI) masih menghadapi tantangan dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa akibat dominasi metode konvensional dan minimnya penggunaan media digital. Penelitian ini bertujuan untuk meniplementasikan penerapan model pembelajaran berbasis media interaktif Wordwall dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Fikih di MI NU Kincang, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif lapangan dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall menciptakan suasana belajar yang aktif, kolaboratif, dan reflektif. Siswa menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis melalui kegiatan analitis, diskusi kelompok, dan refleksi pembelajaran. Selain itu, media Wordwall membantu guru mengubah perannya menjadi fasilitator yang mendorong siswa berpikir logis dan mandiri. Meskipun masih terdapat keterbatasan sarana dan keterampilan digital, model pembelajaran berbasis Wordwall terbukti efektif untuk meningkatkan partisipasi, motivasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam konteks pendidikan madrasah.
Copyrights © 2026