Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi mahasiswa terhadap akuntansi hijau dan skeptisisme terhadap kesiapan mereka dalam memverifikasi klaim greenwashing. Isu greenwashing telah menjadi tantangan signifikan dalam akuntansi keberlanjutan, sehingga kesiapan calon akuntan untuk mengidentifikasi manipulasi informasi lingkungan menjadi krusial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 100 mahasiswa akuntansi di Kota Makassar, yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan perangkat lunak SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara parsial, baik persepsi terhadap akuntansi hijau maupun skeptisisme memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan untuk memverifikasi klaim greenwashing. Secara simultan, kedua variabel ini menjelaskan 63% variasi dalam kesiapan verifikasi. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi literasi akuntansi lingkungan dan pengembangan pola pikir kritis (skeptisisme) dalam kurikulum pendidikan akuntansi merupakan faktor kunci dalam mengurangi praktik manipulasi informasi lingkungan di masa depan.
Copyrights © 2026