Kemampuan literasi bahasa merupakan kemampuan dasar yang perlu dikembangkan sejak usia dini sebagai fondasi kesiapan membaca dan menulis. Namun, hasil observasi di TK Santa Maria Surabaya menunjukkan bahwa kemampuan literasi bahasa anak kelompok B masih rendah, terlihat dari keterbatasan dalam mengenal huruf, menyebutkan kata sederhana, serta memahami hubungan antara gambar dan makna. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi bahasa anak melalui penggunaan media flashcard. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 23 anak dan dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan lembar penilaian perkembangan anak, dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan perkembangan literasi bahasa anak, yaitu dari 60,87% pada Siklus I menjadi 82,61% pada Siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa media flashcard efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi bahasa anak melalui stimulus visual yang menarik dan partisipasi aktif dalam pembelajaran.
Copyrights © 2026