Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan kegiatan usap abur sebagai upaya dari para pengajar dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini dalam aktivitas akademik serta kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari guru dan anak-anak usia dini di salah satu institusi pendidikan di daerah Narthiwat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif dengan melalui proses reduksi data, presentasi data, dan penyimpulan. Hasil studi mengungkapkan bahwa aktivitas usap abur yang dilaksanakan oleh pendidik dapat memperbaiki keterampilan motorik halus anak, termasuk koordinasi antara mata dan tangan, akurasi gerakan, serta fleksibilitas jari. Aktivitas ini dilaksanakan secara bertahap dan disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan anak. Di samping itu, pemanfaatan media yang menarik dan metode pengajaran yang inovatif juga berkontribusi pada keberhasilan kegiatan ini. Hasil studi mengungkapkan bahwa aktivitas usap abur yang dilaksanakan oleh pendidik dapat memperbaiki keterampilan motorik halus anak, termasuk koordinasi antara mata dan tangan, akurasi gerakan, serta fleksibilitas jari. Aktivitas ini dilaksanakan secara bertahap dan disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan anak. Di samping itu, pemanfaatan media yang menarik dan metode pengajaran yang inovatif juga berkontribusi pada keberhasilan kegiatan ini.
Copyrights © 2026