Anemia pada ibu hamil masih menjadi permasalahan kesehatan yang memerlukan perhatian serius karena berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Di wilayah kerja Puskesmas Benu-Benua, angka kejadian anemia relatif rendah meskipun terdapat faktor risiko seperti tingginya jumlah ibu hamil usia muda, sehingga perlu dikaji terkait pelaksanaan fungsi pengawasan program tablet Fe. Salah satu upaya pencegahan adalah program pemberian tablet Fe di puskesmas. Namun, pelaksanaannya masih terkendala rendahnya kepatuhan konsumsi tablet Fe dan ketidaksesuaian pencatatan serta pelaporan program. Penelitian ini bertujuan menganalisis fungsi pengawasan (controlling) dalam pelaksanaan program pemberian tablet Fe pada ibu hamil di BLUD UPTD Puskesmas Benu-Benua Kota Kendari Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari tenaga kesehatan yang terlibat dalam program serta ibu hamil sebagai informan pendukung. Analisis data dilakukan secara deskriptif mengacu pada fungsi pengawasan yang meliputi monitoring pelaksanaan program, pengawasan kepatuhan konsumsi, pencatatan dan pelaporan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil menunjukkan pelaksanaan program pemberian tablet Fe telah berjalan baik, didukung monitoring rutin, edukasi berkelanjutan, serta koordinasi lintas program. Pengawasan kepatuhan dilakukan melalui pemantauan konsumsi, konseling, dan pelibatan keluarga. Pencatatan dan pelaporan dilaksanakan sistematis melalui buku KIA dan register puskesmas. Evaluasi rutin dilakukan melalui mini lokakarya sebagai dasar pengambilan keputusan dan perbaikan program. Kesimpulan, fungsi pengawasan program pemberian tablet Fe telah berjalan optimal, namun masih memerlukan penguatan pada aspek kepatuhan ibu hamil, pemantauan, serta ketepatan pencatatan dan pelaporan agar tujuan program tercapai maksimal dan berkelanjutan
Copyrights © 2026