Transformasi digital yang berlangsung secara akseleratif telah mendorong kebutuhan mendesak akan rekonstruksi strategi pemasaran yang tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga berakar pada orientasi nilai yang bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis rekonstruksi strategi pemasaran di era digital melalui pendekatan berbasis nilai, mengidentifikasi faktor-faktor determinan efektivitasnya, serta membangun kerangka konseptual integratif sebagai kontribusi teoritis bagi manajemen pemasaran modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan library research melalui sumber-sumber yang diperoleh dari Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa rekonstruksi strategi pemasaran digital berbasis nilai ditopang oleh delapan faktor kunci, meliputi konsistensi konten digital, literasi dan kompetensi sumber daya manusia, pemilihan platform yang tepat, integrasi teknologi dengan nilai, personal branding autentik, orientasi nilai spiritual dan etis, dimensi relasional pelanggan, serta kualitas layanan berbasis nilai. Berdasarkan sintesis tersebut, penelitian ini merumuskan Digital Value-Based Marketing Framework (DVBMF) sebagai model konseptual integratif yang memposisikan kapabilitas digital dan orientasi nilai sebagai dua pilar utama yang saling menguatkan. Kerangka ini bersifat lintas sektoral dan relevan diterapkan pada berbagai konteks organisasi, baik komersial maupun sosial. Penelitian ini berkontribusi memperkaya teori manajemen pemasaran modern dengan menawarkan perspektif baru yang mengintegrasikan dimensi digitalisasi dan nilai secara holistik dan sistematis.
Copyrights © 2026