Pengangguran merupakan permasalahan struktural yang masih menjadi tantangan dalam perekonomian Indonesia pada periode 2020–2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kausal antara pendidikan, pelatihan kerja, dan kesempatan kerja dalam menjelaskan pengangguran di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain systematic literature review yang dipadukan dengan analisis kebijakan, dengan memanfaatkan data sekunder dari publikasi Badan Pusat Statistik, artikel jurnal ilmiah terindeks, serta dokumen kebijakan ketenagakerjaan. Pemilihan data dilakukan secara purposive berdasarkan relevansi, kredibilitas, dan periode publikasi 2020–2025. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui tahapan open coding, kategorisasi, dan analisis tematik, yang dilanjutkan dengan interpretasi kebijakan serta triangulasi sumber untuk meningkatkan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah lulusan pendidikan tidak diimbangi dengan kualitas dan relevansi kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri, sehingga memunculkan fenomena skill mismatch. Pelatihan kerja belum sepenuhnya berbasis kebutuhan pasar, sementara kesempatan kerja masih didominasi sektor informal dengan produktivitas rendah. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengangguran merupakan hasil interaksi kausal ketiga variabel tersebut, dengan skill mismatch sebagai variabel mediasi, serta menawarkan kerangka integratif bagi perumusan kebijakan.
Copyrights © 2026