Tingkat pengangguran merupakan indikator penting dalam mengevaluasi kinerja pasar tenaga kerja dan stabilitas ekonomi regional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinasi pengangguran di Provinsi Jawa Barat dengan menggunakan pendekatan data panel pada 27 kabupaten/kota selama periode 2020–2024. Variabel yang digunakan meliputi tingkat pendidikan, pertumbuhan ekonomi, dan tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK). Metodologi yang diaplikasikan dalam studi ini adalah regresi data panel, dengan spesifikasi Fixed Effects Model (FEM) sebagai pendekatan estimasi yang terpilih. Temuan riset mengonfirmasi bahwa variabel pendidikan, pertumbuhan ekonomi, serta tingkat partisipasi angkatan kerja memiliki korelasi negatif dan signifikan terhadap disparitas angka pengangguran di Jawa Barat selama periode pengamatan. Pemerintah perlu menyusun kebijakan yang terintegrasi dan berkelanjutan dari pemerintah daerah untuk mengoptimalkan ketiga aspek tersebut guna menciptakan pasar kerja yang lebih inklusif dan produktif di Provinsi Jawa Barat.
Copyrights © 2026